Selasa, 05 Juli 2016

Madiun Kota Gadis

Peta geografis Kota Madiun
Secara geografis, Kota Madiun terletak 160 km sebelah barat Surabaya, dan 111 km sebelah timur Surakarta, Jawa Tengah. Di Madiun terdapat pusat industri kereta api (INKA). 

Madiun dikenal memiliki Lapangan Terbang Iswahyudi, yakni salah satu pangkalan utama AURI, meski sebenarnya terletak di Kabupaten Magetan. Madiun memiliki julukan Kota Gadis, Kota Brem, Kota Pelajar, Kota Sepur, Kota Pecel, Kota Budaya, dan Kota Sastra.


Kota Gadis, Perdagangan dan Industri
Kota Gadis.Sebenarnya Gadis yang dimaksud bukan perempuan muda, tapi singkatan dari Perdagangan dan Industri. Karena Madiun memang terkenal dengan perdagangan dan industrinya. Seperti contohnya Industri Kereta Api (INKA).

Kota Brem. Di Madiun memang terkenal dengan makanan khas Brem yang dijadikan oleh-oleh. Brem adalah makanan yang berasal dari sari ketan yang dimasak dan dikeringkan, merupakan hasil dari fermentasi ketan hitam yang diambil sarinya saja yang kemudian diendapkan dalam waktu sekitar sehari semalam. Sensasi makanan ini muncul ketika makanan dimasukkan ke dalam mulut akan langsung mencair dan lenyap meninggalkan rasa 'semriwing' di lidah.


Brem adalah oleh oleh khas Madiun
Kota Pelajar. Disebut kota pelajar, mungkin karena memang banyak pelajarnya di Madiun. Untuk Kota Madiun terdapat 8 SMA Negeri & MAN, 16 SMP Negeri & MTSN, dan 61 SD Negeri & MIN. Dan masih banyak jumlah TK & PAUD di Kota Madiun.

Pecel adalah makanan khas Madiun
Kota Sepur. Sudah jelas karena di Madiun ada industri kereta api, maka Madiun mendapatkan julukan tersebut.

Kota Pecel. Madiun memang terkenal dengan Pecel. Makanan asli Madiun yang komposisinya sayuran (lalapan) diberi sambal kacang. Makanan ini hingga populer diluar kota bahkan luar negeri. 


Komunitas Madiun Sastra

Kota Budaya. Karena beraneka ragam budaya dan kesenian yang berkembang di Madiun menjadikannya semakin berwarna.

Kota Sastra. Madiun mencetak banyak sastrawan yang sudah lama tak eksis dan masih eksis. Salah satu contohnya yang baru saja launching buku yaitu Ratna Listy, dia berasal dari Madiun juga.